SURAKARTA – Antusiasme warga solo dalam menyaksikan piala dunia dimanfaat dengan cukup bijak oleh pedagang kaki lima. Mereka memanfaatkan momentum nobar piala dunia agar orang-orang yang datang tak hanya menonton bola, tetapi juga dibuat melipir membeli camilan untuk menemani waktu menonton mereka.
orang-orang masuk mencari tempat, mereka terlebih dahulu mampir ke jajanan-jajanan yang ada di sekitaran balai kota. Ada kopi keliling, penjual es, pempek, telur gulung, dan lain sebagainya. Para penjual sendiri sudah berjaga dari tengah malam agar para pembeli bisa langsung berdatangan membeli dagangan mereka.
Pada Kamis (16/07/2026) sekitar jam satu dini hari, sudah banyak orang yang berdatangan ke balai kota Solo untuk menyaksikan pertandingan semi final antara Inggris dan Argentina. Tak hanya penonton yang ingin menyaksikan keseruan laga dan suasana nobar, tapi juga para penjual yang datang dengan harapan jualan mereka laris pembeli. “Saya tadi datang sekitar jam setengah dua. Begitu datang sudah ada beberapa yang beli. Terus ini pas jeda babak pada banyak yang beli,” ujar Pak Bagus selaku penjual pempek.
Beliau menambahkan kalau biasanya ia berjualan keliling. Hanya saja saat lewat balai kota ia tak sengaja melihat kerumunan orang berdatangan. Ketika ditanya, ternyata ada acara nobar piala dunia. Ia memutuskan melipir dan sudah berjualan di balai kota dari kemarin.
Acara ini sendiri diselenggarakan oleh Pemkot Solo bersama Socrative dan HIPMI Solo yang diadakan di halaman balai kota pada 15-16 Juli. Suasana nobar sendiri begitu antusias sejak laga pertama dimulai pada pukul 02.00 WIB. hingga selesai sekitar jam 4 pagi. Meski sempat ada gangguan pada layar, kondisi tetap terkendali sampai acara selesai.(*ridho)