Categories
budaya ekonomi

Muda dan Berbudaya, Selly Sukses Lestarikan Kain Lurik Beromset Rp15 Juta

KLATEN – Selly, seorang pengusaha muda berusia 25 tahun di Klaten, sukses melestarikan wastra tradisional kain lurik menjadi produk fashion modern yang diminati pasar. Melalui inovasi kreatif pada usaha turun-temurun ini, ia berhasil menjaga kelestarian budaya sekaligus mendapatkan omset hingga Rp15 juta per bulan.

Proses pembuatan lurik ini mengandalkan benang lawe putih produksi pabrik yang diolah sendiri melalui tahap pencucian, pewarnaan, hingga perendaman. Proses pewarnaan menggunakan dua metode, yaitu pewarna sintetis dan pewarna alami dari daun serta kayu, yang mana perbedaan bahan baku ini nantinya memengaruhi variasi harga jual kain. Produk akhir kemudian difokuskan pada busana siap pakai seperti outer dan kemeja kasual guna menjembatani estetika tradisional dengan selera generasi muda.

Selly menjelaskan bahwa keterlibatannya dalam industri kreatif ini merupakan langkah strategis untuk meneruskan estafet bisnis keluarga. Menurutnya, eksistensi wastra Nusantara sangat bergantung pada keberanian generasi muda dalam berinovasi tanpa menghilangkan identitas aslinya. “Alasan saya memilih usaha kain lurik ini karena merupakan usaha turun temurun dan saya yakin usaha ini akan berkembang pesat kedepannya,” ujarnya.

Keunikan usaha ini terletak pada kombinasi penggunaan alat tenun tradisional dengan strategi pemasaran digital yang adaptif. Pola manajemen ini melatih bisnis lokal agar tetap tangguh menghadapi dinamika industri kreatif global melalui pendekatan edukasi sejarah di balik setiap helai kain yang ditawarkan kepada konsumen.

Selly berencana mengoptimalkan aktivitas digitalnya dengan mengaktifkan fitur live streaming secara berkala di platform TikTok dan Instagram. Upaya ini dirancang untuk memperluas jangkauan pasar nasional, berinteraksi langsung dengan pelanggan, sekaligus mengenalkan filosofi kain lurik secara interaktif. Melalui pemanfaatan teknologi media tersebut, usaha kreatif lokal ini diharapkan mampu memperkokoh fundamental bisnisnya secara berkelanjutan.(*laela)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *