
(Solo)– Pedagang bakso keliling di pinggir Jalan Slamet Riyadi mengaku mengalami penurunan omzet penjualan karena jumlah pedagang bakso keliling semakin meningkat. Meski demikian, usaha tersebut tetap bertahan dengan harga mulai dari Rp5.000.
Pak Senen, pemilik usaha bakso keliling yang telah berdiri sejak 2019, mengatakan bahwa usahanya masih berjalan meskipun penghasilannya tidak setinggi tahun-tahun sebelumnya. Omzet penjualan saat ini berada di kisaran Rp200.000 per hari.
“Sekarang omzet menurun sejak pandemi Covid-19. Dulu penghasilan saya sekitar Rp500.000 per hari, sekarang hanya sekitar Rp200.000 per hari karena pedagang bakso keliling semakin banyak,” ujar Pak Senen saat melayani pelanggan.
Pak Senen menjelaskan persaingan usaha pedagang bakso keliling di Jalan Slamet Riyadi semakin ketat karena banyak pedagang baru yang menjual produk serupa. Meski demikian, ia tetap mempertahankan kualitas rasa dan harga yang terjangkau agar pelanggannya tetap setia.
Frisa, salah seorang pembeli, mengaku memilih membeli bakso di tempat Pak Senen karena harganya yang terjangkau dan tersedia berbagai pilihan bakso.
“Bakso di sini harganya murah dan ada pilihan bakso ayam dan sapi,” ujar Frisa saat membeli bakso.
Pak Senen berharap usahanya dapat terus bertahan dan jumlah pelanggannya kembali meningkat seperti semula agar dapat mencukuoi kebutuhan hariannya.