Categories
Lifestyle

Menjelajahi Kios Buku Yang Tetap Hidup di Era digitalisasi

Surakarta, 04 Juli 2026 – Kawasan belakang Sriwedari (terkenal dengan sebutan Busri atau Mburi Sriwedari) kini menjadi salah satu hidden gem tersembunyi bagi pecinta buku ataupun kolektor buku yang ingin berburu literasi langka yang sudah jarang ditemukan di toko buku modern.

Di belakang Taman Sriwedari atau lebih tepatnya di jalan Kebangkitan Nasional sudah terdapat kios-kios buku yang berjejeran di sepanjang jalan. Di sini, pengunjung bisa menemukan ragam bacaan mulai dari buku pelajaran, komik lawas, ataupun novel yang sudah jarang ditemukan di toko modern. Harganya yang terjangkau dan bisa ditawar menjadikan tempat ini cocok untuk para pelajar maupun mahasiswa karena harga yang dibanderol ramah di kantong.

“Ketika awal pembelajaran baru, banyak pelajar yang datang mencari modul pembelajaran. Karena saya belinya borongan baik dari penyuplai buku maupun orang-orang yang ingin menjual buku lamanya, jadi harga yang dijual juga termasuk lebih terjangkau,” kata Ibu Davina selaku penjual buku.

Ibu Davina juga menambahkan dulunya terdapat sekitar 90 kios yang ada hingga akhirnya berkurang separuh lebih. Hal yang melatarbelakanginya adalah maraknya e-book maupun online shop yang membuat orang-orang lebih memilih membeli secara daring daripada datang secara langsung.

Meski sempat kehilangan minat dan daya tarik, tempat ini tetap bertahan karena terdapat beberapa kuliner yang mulai tersedia dan kedai kopi kekinian yang sudah banyak buka di sela-sela kios buku. Hal ini lantaran beberapa unit kios yang kosong atau tidak aktif mulai dialihfungsikan   menjadi kedai kopi slowbar mini, angkringan modern, dan tempat makan.

Kini tempat ini mulai bangkit kembali menjadi tempat untuk bersantai ataupun beristirahat dari aktivitas harian. Hal ini membuat pengunjung betah untuk berlama-lama membaca buku sembari menikmati kuliner yang ada di sekitar. Untuk jam operasional sendiri biasanya buka dari sekitar pukul 08.00 – 18.00 WIB. Bahkan, beberapa kios ada yang masih buka sampai malam hari. Dengan adanya peristiwa ini diharapkan kios-kios buku semakin ramai dikunjungi semua orang, khususnya dikalangan para remaja sehingga mampu menciptakan budaya literasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *